Jumat, 18 September 2015

Pengertian Internet of Things





Internet of Things, atau dikenal juga dengan singkatan IoT, merupakan sebuah konsep yang bertujuan untuk memperluas manfaat dari konektivitas internet yang tersambung secara terus-menerus. Adapun kemampuan seperti berbagi data, remote cotrol, dan sebagainya, termasuk juga pada benda di dunia nyata. Contohnya bahan pangan, elektronik, koleksi, peralatan apa saja, termasuk benda hidup yang semuanya tersambung ke jaringan lokal dan global melalui sensor yang tertanam dan selalu aktif.

Pada dasarnya, Internet of Things mengacu pada benda yang dapat diidentifikasikan secara unik sebagai representasi virtual dalam struktur berbasis Internet. Istilah Internet of Things awalnya disarankan oleh Kevin Ashton pada tahun 1999 dan mulai terkenal melalui Auto-ID Center di MIT.

Cara kerja IoT itu sendiri yaitu dengan memanfaatkan sebuah argumentasi pemrograman yang dimana tiap-tiap perintah argumennya itu menghasilkan sebuah interaksi antara sesama mesin yang terhubung secara otomatis tanpa campur tangan manusia dan dalam jarak berapa pun. Internetlah yang menjadi penghubung di antara kedua interaksi mesin tersebut, sementara manusia hanya bertugas sebagai pengatur dan pengawas bekerjanya alat tersebut secara langsung.

Tantangan terbesar dalam mengkonfigurasi Internet of Things ialah menyusun jaringan komunikasinya sendiri, yang dimana jaringan tersebut sangatlah kompleks, dan memerlukan sistem keamanan yang ketat. Selain itu biaya yang mahal sering menjadi penyebab kegagalan yang berujung pada gagalnya produksi. Untuk saat ini, konsep ini menjadi trend di kalangan perusahaan besar seperti Microsoft, Intel, Oracle, dsb.

Contoh dari penerapan Internet of Things yaitu smart city. Smart City merupakan konsep digital yang diprogram untuk menghasilkan kualitas hidup masyarakat dikota itu sendiri agar lebih baik lagi, mengurangi biaya konsumsi masyarakat, dapat menumbuhkan rasa yang tinggi untuk berinteraksi antara satu kota dengan kota yang lain sehingga warga menjadi lebih efektif dalam bersosialisasi. Berikut merupakan contoh dalam penerapan Internet of Things yaitu E-goverment, E-budgeting, Jakarta Smart City dan contoh lainnya. Dengan adanya penerapan sebagai berikut banyak hal postif yang di dapat contohnya dapat memudahkan masyarakat dalam menjalankan aktivitas. Namun tidak semua masyarakat mengetahui istilah Internet of Things tersebut. Oleh karena itu penerapan seperti ini butuh perhatian khusus seluruh lapisan masyarakat.


Sumber:

https://id.wikipedia.org/wiki/Internet_of_Things
http://iot.co.id/konsep-smart-city-dan-pengembangannya-di-indonesia/
https://id.techinasia.com/penggunaan-iot-untuk-pengembangan-smart-city-di-indonesia/













Rabu, 09 September 2015

e-bussiness

E-Business adalah kegiatan transaksi , jual beli , bisnis yang dilakukan secara otomatis melalui kegiatan elektronik/internet , dan juga perusahaan dapat berhubungan langsung dengan customernya , rekan bisnis ataupun supplier. E-business juga bisa berupa iklan , mengajak seseorang untuk membeli produk kita . tanpa E-business , E-commerce hanyalah burung tanpa sayap. Salah satu fungsi nya adalah untuk mensupport bagian dari marketing , produksi , accounting , finance dan HRM. Lebih tepatnya perusahaan menggunakan teknologi informasi dan komunikasi oleh organisasi, individu, atau pihak-pihak terkait untuk menjalankan dan mengelola proses bisnis utama sehingga dapat memberikan keuntungan. Contoh dari e-business misalnya pembelian barang secara online melalui www.tokopedia.com. Dari proses pemesanan barang, konfirmasi pembayaran, hingga konfirmasi bahwa pengiriman barang tersebut sudah sampai kepada customer dilakukan secara elektronik. E-business memiliki karakteristik tujuan yang sama dengan bisnis secara konvensional, hanya saja e-business memiliki cakupan yang berbeda. Bisnis mengandalkan pertemuan antar pebisnis seperti halnya rapat ditempat khusus, atau sekadar untuk berkenalan dengan partner bisnis,  
E-business memiliki karakteristik tujuan yang sama dengan bisnis secara konvensional, hanya saja e-business memiliki cakupan yang berbeda. Bisnis mengandalkan pertemuan antar pebisnis seperti halnya rapat ditempat khusus, atau sekadar untuk berkenalan dengan partner bisnis.


Ulasan:Sasaran dari e-business adalah pasar atau market. Menurut Saya Fuqaha Alam, telah terjadi perkembangan yang sangat fantastis terhadap jumlah komputer yang terhubung dalam internet, termasuk penggunanya. E-business market ini menyimpan peluang omset yang besar yang dapat diperebutkan oleh para pebisnis.
 e-business berorientasi pada kepentingan jangka panjang dan sifatnya abstrak seperti kepercayaan konsumen, pelayanan terhadap konsumen, peraturan kerja, relasi antar mitra bisnis, dan penanganan masalah sosial lainnya.Ada empat tahap pemanfaatan jaringan komputer dan internet untuk tujuan e-business, di mana terjadi transformasi perusahaan tradisional ke e-business, diantaranya sebagai berikut:
     Mendayagunakan komputer, Mendayagunakan jaringan dan internet (seperti email, chat messanger, IRC, Membangun dan mendayagunakan web


Anda dapat melihat kampus saya di ; http://ipb.ac.id

Blog yang dikomentari:
http://pengertiandankekurangane-business.blogspot.com/